Pendampingan kegiatan pembuatan jalan onderlah desa peraduan waras
![]() |
| Rutinitas pendamping desa |
Banyak hal yang harus di lakukan oleh seorang pendamping demi satu tujuan mensukseskan program dana desa, tujuan mulia yang di gagas okeh kementerian desa untuk memperbaiki kualitas masyarakat baik ekonomi, sosial dan budaya, kemajuan suatu desa menjadi tolak ukur keberhasilan seorang pendamping.
Banyak hal yang menjadi tantangan seorang pendamping desa mulai dari memberi pemahaman pada masyarakat, tentang pentingnya nya dana desa, lalu mendampingi desa untuk merealisasikan dana desa sesuai dengan amanah uu desa, dan tujuan mulia program tersebut.
Bagi pendamping desa keringat, hujan, dan lumpur adalah teman setiap kunjungan ke desa, tak jarang seorang pendamping harus menghadapi kerasnya sang kepala desa, lalu kurang nya sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan desa sehingga pendamping di tuntut bekerja ekstra untuk mendampingi sampai para perangkat desa memahami apa tugas dan fungsi mereka di desa,
Setelah semua tahapan di lalui, pendamping harus kembali di sibukkan dengan pekerjaan pembangunan fisik, rangkap tugas merupakan makanan sehari hari para pendamping profesional meski dengan keterbatasan ilmu, dan minimnya penghasilan yang di terima.
Kali ini pendampingan di fokuskan di desa peraduan waras, dimana saya sebagai pendamping lokal desa harus berangkat bersama kordinator kecamatan untuk melihat secara langsung bagai mana proses desa peraduan waras dalam merealisasikan dana desa khusu pembangunan jalan onderlah, memfasilitasi semua kegiatan desa sudah menjadi bagian kehidupan pendamping sehari hari, setiap tetes keringat yang jatuh ke tanah merupakan ibadah yang tak ternilai, dan kebahagiaan seorang pendamping adalah di saat menyaksikan keberhasilan desa dampingan nya,
Semoga seluruh pendamping baik yang berada di pusat, propinsi, kecamatan, dan desa selalu di berikan kesehatan yang ekstra, di beri keberkahan, kesuksesan serta kemuliaan dalam hidup.
Salam dari kami pendamping Abung timur
Dengan satu semboyan tak kan luntur walau di guyur, takkan padam meski di siram, dan tak mundur walau di gusur, sebelum kami menyaksikan desa dampingan kami menjadi makmur,..
By Basirun.

Komentar
Posting Komentar